Langsung ke konten utama

Sharing Space LASAHBERAJAH 3 Bulan

Tema tema diskusi (Saharing Space) LASAHBERAJAH selama 2 bulan 20 oktober – 29 Desember 2018
No
Waktu/tgl
tema
pemantik
moderator
tempat
1
Sabtu 20-10-2018, 14:00 Wita
Paradigm Berfikir
Helmi Yusup
Ibnu Ruslan
Panatai kongok
2
Sabtu 27-10-2018, 14:00 Wita-Selesai
Ibroh berorganisasi
Ust. Nawawi
Riydi
Panatai kongok
3
Sabtu 3-11-2018, 14:00 Wita
Humanisme Pesantrem
Ust.Sobri
Lina Islamiati
Panatai kongok
4
Sabtu 10-11-2018, 14:00 Wita
Sang pengembala
Ust. Ibnu Ruskan
Rifki Muaz
Rumah saudari haniy (kebun indah indah)
5
Sabtu 17-11-2018, 14:00 Wita
Mekejeti
Riyadi
Ogik Saputra
Bascame LASAHBERAJAH
6
Sabtu 24-11-2018, 14:00 Wita
Kedepok
Lina Islamiati
Ubo
Rumah Saudari Lina (zona Riyadul Jannah)
7
Sabtu 1-12-2018, 14:00 Wita
Nteh Keq
Fahrul Yani
M. Maksum Syafi’i
Kediaman Saudar Syafii (dusun baret kubur)
8
Sabtu 8-12-2018, 14:00 Wita
Meler
Ilham Doni Setiawan
Maman Medina
Kediaman Saudara Maman (Dusun Biletepung)
9
Sabtu 15-12-2018, 14:00 Wita
Belangsor
Muhammad Rifki Muaz
Sulton
Kediaman Saudara Doni
10
Sabtu 22-12-2018, 14:00 Wita
Beberkat
Ogik Saputra
Riska dwi Cahya
Kediaman saudari Rizka (zona RRJ)
11
Sabtu 29-12-2018, 14:00 Wita
Bemeke
Rahmat Riyadi
Zakiah
Kediaman Saudar Wahyu (Dusun Biletepung)

Dialog Kebudayaan
                                    



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhelatan Acara Bepupek

oleh  Ilham Doni Setiawan Perhelatan acara ” BEPUPEK” yang di gagas oleh sebagian kawan-kawan muda intelektual berdasarkan hasil diskusi di rumah salah satu partisipan ”LASAH BERAJAH” yaitu saudara M.ibnu, peka terhadap persoalan desa menjadi faktor utama lahirnya gagasan-gagasan brilian dari kawan-kawan muda. Seperti kita ketahui bersama, Desa sesela merupakan desa yang memiliki peradaban besar di masa silam atas dasar hikayat yang di lukis oleh para leluhur terdahulu, berbagai memori kolektif terus berkesinmabungan melalui tradisi-tradisi yang di lakukan oleh warga setempat, tapi sayang seiring dinamika zaman memori indah terhapus seketika, identitas sesela sebagai sejatinya sesela hilang tertelan masa. Memasuki era milenial perhatian itu masih bersifat stagnan, hanya segelintir orang dari ribuan orang yang sadar akan nilai signifan tersebut. Yah, memelihara atau mengulas peradaban besar mampu membawa kita ke dimensi kebersamaan, peradaban besar mampu menuntun ...

Lahirnya Bepupek

Helmi Yusup             Air merupakan sumber kehidupan manusia, binatang, dan tanaman. Dalam kehidupan manusia. Air dipergunakan dalam semua bidang kehidupan. Dalam kegiatan berumah tangga, air dipergunakan untuk minum, mencuci, memasak, mandi. Dalam kegiatan keagamaan, air dipergunakan untuk bersuci seperti, Berudhu, beristinja, mandi junub, menghilangkan na’jis dan lain-lain. Dalam sejarah Filsafat Yunani kuno pun salah seoarng filsuf bernama Thales (624-546 SM) mengatakan bahwa air adalah prinsip dasar segala seseuatu. Air menjadi pangkal, pokok, dan dasar dari segala galanaya yang ada di alam semesta.     1996 air sumur masjid meluap             Terkait dengan air sebagi sumber segala kehidupan bahwa di Masjid Jamiq Nurussalam Desa Sesela Kecamatan Gunungsari Lombok Barat terdapat Sumur yang sangat tua hampir semua warga Sesela tidak mengetahui se...